BERBAIK DIRI DALAM IMAN, ILMU, AMAL, AKHLAK

JIWA INI NYATA TELAH DIPERJUALBELIKAN UNTUK KEMENANGAN, MENUJU JANNAH YANG DINANTI

catatan manis

Senin, 18 September 2017

Tantangan 8.5 ( cerdas financial)

Senin, 18 September 2017
Tantangan 8.5
Reni Wulandari

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الأمْوَالِ وَالأنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

”Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar” [QS. Al-Baqarah : 155].

Masya Allah ayat di atas menyejukkan saya ketika kejadian tadi, memang benar harta, kekayaan yg ada di kita adalah titipan. Hmmm... Semua adalah titipan, sempat shock bingung ketika mengetahui hp saya hilang, saya khawatir dengan isinya banyak data penting, UPS tapi semua ni adalah titipan Allah, seshock apapun ni adalah pelajaran berharga bagi saya teguran berharga,, teguran yang amat mahal. Allahu Rabbi mungkin terlalu ya diri ni mencintai harta sehingga ada teguran, tamparan ni, lalai tidak menjadikan harta bagaimana kita bisa dimanfaatkan semakin mendekatkan kepada Allah.

Jangan jadikan harta semakin jauh dari Allah, semua harta adalah titipan, harta ini sementara bagaimana kita memanfaatkan harta ni sebagai kendaraan ke surga.

#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari
#Level8
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial

Minggu, 17 September 2017

Tantangan 8.4 (Cerdas Finansial)

Ahad, 17 September 2017
tantangan 8.4
Reni Wulandari

“Saling menghadiahilah kalian niscaya kalian akan saling mencintai.” (HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad no. 594, dihasankan Al-Imam Al-Albani t dalam Irwa`ul Ghalil no. 1601)

Dimulai dari hadist diatas, memberi hadiah adalah anjuran dari Rasulullah agar saling mencintai. Yups betapa indah Islam ini ya,

Dalam rezeki kita ada hak saudara kita berupa infaq, sedekah, zakat, dan hadiah.
Hari ni saya 3 kali berkado yaitu pada saat rekreasi bersama, dan memberi kado pernikahan. Bulan bulan ni ada beberapa undangan pernikahan dan adanya teman yang melahirkan dari sini ada rezeki saudara di dalam diri kita, ada hak saudara kita.

Maka dalam RABK selalu tertulis anggaran untuk teman/saudara, bagaimana kita sebaik mungkin mengaturnya. Menyisihkan ya sudah kewajiban kita, oh ya jika memberi kepada teman beri yang terbaik.

Yakin deh rezeki kita itu sudah pasti, maka hak hak saudara tunaikanlah karena itu rezeki saudara kita,In syaa Allah, Allah akan mencintai hambaNya seperti hambaNya mencintai yang lain seperti dirinya.

#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari
#Level8
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial

Sabtu, 16 September 2017

Tantangan 8.3 ( Cerdas Finansial)

Sabtu, 16 September 2017
Tantangan 8.3
Reni Wulandari

Alhamdulillah hari ini saya berkesempatan untuk menimba ilmu kembali. Mengikuti seminar baca kilat, selalu ada prioritas anggaran untuk ilmu namun bagaimana kita menyeleksi ilmu yang masuk. untuk mengikuti seminar ini saya mempunyai banyak pertimbangan apakah butuh banget apakah ada anggaran, sampai pada keputusan ya saya ikut karena ada anggaran dan menurut saya ini penting untuk meningkatkan kapasitas dan kemuliaan diri. Jd post anggaran untuk ilmu memang harus diprioritaskan namun ilmu yang sesuai dgn bidang yang hendak ditekuni.

Nah di seminar ni masih sangat kulit sekali untuk belajar baca kilat, penyelenggara menyarankan untuk ikut pelatihannya dengan anggaran yg berjuta juta untuk satu hari. Dari sini kembali saya berfikir in syaa Allah rezeki dari Allah itu pasti bagaimana kita memanfaatkan rezeki itu dengan sebaik mungkin. Pingin banget sih ikut pelatihannya apalagi ni sudah diskon, dapat banyak bonus, Masya Allah deh dapatnya.Hmmm sempat bertarung lah dalam pikiran ni, saya butuh ilmu ini,namun kembali saya tanya apakah ni urgen dan mendesak.

Dan akhirnya pada keputusan, saya butuh ilmu ini tapi ni tidak urgen dan mendesak karena anggaran keuangan keluarga saat ini ada post yang harus diprioritaskan dulu selain itu. Semoga suatu saat saya masih dapat kesempatan untuknya.

Bersyukur sekali diri mampu mengendalikan diri dalam memanage keinginan diri. semoga bisa istiqomah

#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari
#Level8
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial

Jumat, 15 September 2017

Tantangan 8.2 (Cerdas Finansial)

Malang, 15 September 2017
Tantangan 8.2
Reni Wulandari

Hari kedua ini saya akan bercerita tentang dompet. Hmmm dompet, ya di keluarga kami untuk menempatkan keuangan agar tidak tercampur campur post keuangan untuk apa dan bagaimana maka berinisiatif untuk menyendirikan post uang untuk apa saja di tempat tersendiri, dulu awal pembukuan keuangan ni menyendirikannya menggunakan amplop amplop tapi karena ga efektif pake amplop maka pakailah dompet dompet, mana uang pribadi, mana uang modal, mana uang keuntungan, mana uang receh, mana uang belanja dan dalam dompet belanja masih ada sekat mana uang  infaq sedekah, uang beras, kebutuhan dapur, listrik, PDAM, pulsa... nah dengan ni maka uang yg sudah diposkan Ndak dipake kecuali memang ada sisa diakhir bulan dan dipost yg lain butuh mendesak ya semacam subsidi silang.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi kebocoran anggaran rumah tangga.
Selain kata kita beli hanya butuh saja.
Berprinsip kalau tidak butuh dan Ndak urgen ditunda dulu bukan keinginan, belajar berhemat, belajar tidak boros. Masih belajar ya, karena sering jg bocor.
Setelah kami menerapkan ni kami jadi tahu alur keluar masuk uang dan tahu uangnya kemana aja. Semoga usaha ini jadi bagian untuk menghindari keborosan, usaha untuk merapikan amanah Allah, bentuk syukur atas nikmat rezeki yang diberikan Allah serta belajar untuk menghisap uang yg dititipkan Allah kepada Kami.  

#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari
#Level8
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial

Kamis, 14 September 2017

Tantangan 8.1 (Cerdas Finansial)

Kamis, 14 Sept 2017
tantangan 8.1
Reni Wulandari

Bismillah..

Kembali berjibaku dengan tugas peradaban, sudah masuk level 8 ya, semoga Istiqomah untuk ini.

Kali ni materi di level 8 tentang melatih anak cerdas finansial.
Nah untuk emak emak yg blm memiliki buah hati maka tugasnya merekap, membuat anggaran dan menulis alur keluar masuk keuangan keluarga.

Alhamdulillah berbinar banget dapat tantangan ni, bisa melatih untuk senantiasa menjaga arus keuangan keluarga. Dan sejak saya kuliah dulu, aktif di organisasi ekonomi Islam saya sangat fokus bagaimana membelanjakan uang itu dengan sebaik mungkinkah, walau setelah dievaluasi banyak hal yg hampir beda dengan ideologi saya waktu kuliah dulu. Kalau dibaca kembali tulisan saya sktr 7 tahun lalu pasti banyak bahas tentang perekonomian, hmm jadi rindu..

Eh cus balik ke topik tugas ya.
Saya akan menceritakan bagaimana kami mengelola keuangan rumah tangga. Terutama bagian managenya.

Saya mulai merapikan keuangan rumah tangga sejak akhir tahun 2015 tp akhir tahun itu blm sampai membukukan, terpikir untuk merapikan keuangan rumah  tangga setelah setahun pernikahan dan setelah membaca dua buku yaitu sakinah finance dan bunda manager keluarga banyak inspirasi di situ, tambah lagi baca buku keluarga muslim cerdas finansial semakin bulat tekat saya untuk Istiqomah membukukan. semua keuangan keluarga.
Sampai hampir 2 tahun  saya merapikan keuangan keluarga, sudah mencetak 5 buku keuangan, nah.... banyak ya... dan di semester genap tahun 2017 ada beberapa pembaharuan yaitu pembukuan keuangan bisnis dan keluarga dipisah kalau tahun lalu masih menggunakan satu buku karena saya masih kerja dan blm fokus bisnis jd masih digabung sekarang udah pisah.

Oh ya isi buku itu apa,bagaimana saya mengolah keuangan...

bagaimana mengolahnya dulu ya..
setiap menjelang awal bulan saya selalu buat RABK(Rencana Anggaran Bulanan Keluarga) untuk diajukan ke suami, setelah dibuat, kemudian disetujui baru awal bulan cair, nah untuk menjaga konsistensi keluarnya uang maka selalu ditulis uang keluar berapa, sudah sesuai anggaran belum.

Sekarang saya akan cerita tentang buku apa saja yg dibukukan dalam keuangan rumah tangga kami dan referensinya apa.
Buku referensi
1. sakinah finance (Ndak kefoto karena dipinjam)
2. bunda manager keluarga
3. keluarga muslim cerdas finansial
4. produktive jurnal for smart mom (ni buku jurnal sih)

untuk pembukuan
1. buku RABK Dan laporan keuangan tahunan (ga sampe setahun buku SDH habis, ketauan banyak transaksi)

2. buku nota (ni penting juga ya saya selalu nyimpan struk belanja yg kemudian saya tempel di buku tersendiri,fungsinya ntr deh ditugas selanjutnya dijelasin)

3. buku rencana anggaran bulanan ni masuk di produktive jurnal for smart mom

untuk bisnis
1. buku business plan
2. buku pembukuan pemesanan
3. buku transaksi keluar masuk keuangan bisnis

buatnya semua simple banget blm seperti akuntan ya karena maunya simple dan mudah diterapkan.Dan setiap malam saya harus rekap transaksi keuangan keluarga dan ni masuk standard sebelum tidur saya. Hehehehe...

Ribet juga ya, Hmmm iya sih tapi in syaa Allah ni akan mengurangi kebocoran keuangan keluarga karena setiap kita ngerekap pengeluaran pasti akan berfikir,ya Allah ni yang kudu dimanage sebaik mungkin karena kadang dalam sehari keliatan sedikit LBH kebocorannya.

Sementara tugas 8.1 ini pengenalan dulu ya, dan ini sebagai portofolio keluarga kami. .. Lanjut besok In syaa Allah untuk penjelasan masing masing perangkat. Eh ni kayaknya tugas terpanjang yg saya buat, ngalir aja sampe ga kerasa dah panjang.

#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari
#Level8
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial

Sabtu, 12 Agustus 2017

Aliran rasa tantangan 6

Mengerjakan tantangan level 6 ni luar biasa cari idenya sebab sebenarnya sdh banyak dikerjakan tantangannya hanya saja bagaimana mengimplementasikan pada orang dewasa, hmm asyik banget sebenarnya tantangan ini jika ia dilaksanakan bersama ananda yg kecil dan umurnya dibawah lima tahun, pasti seru sekali.
In syaa Allah kelak saya akan melakukan kembali tantangan ni bersama ananda dan ini salah satu cara belajar. Aaah semoga tidak lupa dan semangat ini terus ada sampai si kecil bersama kita.

In syaa Allah ini pengalaman yang sangat berharga bagaimana cara mengenalkan math secara menyenangkan kepada anak  kecil. Bagaimana mencintai matematika, saya merasakan bahagia sekali mengikuti tantangan ini sebab semua bisa disambungkan dengan pembelajaran matematika.

Senin, 24 Juli 2017

Tantangan 6.5

Senin, 24 Juli 2017

Reni wulandari

Tantangan 6.5

Senin ini sudah hari kerja aktif, tp saya sejak bulan Juli sudah resign dari tempat kerjaan sehingga aktifitas kebanyakan di rumah, dan ini adalah pilihan saya untuk full time wife, keputusan ini diambil karena memang saya harus banyak istirahat agar tidak mudah capek sehingga program kehamilan berhasil. Bissmillah ini langkah yang kami ambil salah satu ikhtiar untuk mendapat buah hati, nah untuk kegiatan sehari hari agar tetap produktif saya berusaha untuk menjual buku buku.

Alhamdulillah sore ni saya membuka PO buku tentang Masih Ada Harapan karya tulisan surat surat anak palestine tentang kisahnya tentang ceritanya, masya Allah saya tidak menyangka pesanan buku ini lebih dari biasanya lbh banyak sebab memang sebagian harga buku ini untuk donasi di palestina. Saya mencoba merekap pesanan, setiap menulis lagi tambah pesanan lagi dan ini yangmembuat saya nikmat banget jualan buku sebab menularkan virus baca luar biasa efeknya.

Disini saya jelas tidak bisa lepas dari pembelajaran Math sebab dengan membuat laporan keuangan, membuat form orderan, transfer, dan mengelist jumlah pemesan jelas ada matematika disini.

#tantanganharike5
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunSayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs